Make your own free website on Tripod.com

Tajuk Album: PERPISAHAN TANPA RELAMU (1980)

  1. Perpisahan Tanpa Relamu
  2. Nasib Diriku
  3. Malam Pertama
  4. Keluhan Perantau
  5. Cendrawasih
  6. Lancang Kuning
  7. Juliana
  8. Senandung Kasih
  9. Bingkisan Untukmu
  10. Cinta Dan Tangis
  11. Remaja Hanya Sekali
  12. Mekar Sekuntum Mengharum Tidak




1. PERPISAHAN TANPA RELAMU

Kehadiranmu disisiku
Memberikan harapan
Dikaulah sinar
Dikaulah bintang hati...

Kelembutan hatimu kasih
Mendamaikan jiwaku
Aku bahagia
Dengan cintamu mesra...

Tanpa kuduga
Ada batasannya
Yang memisahkan kita
Harta dan rupa
Pilihan dipinta
Yang tiada padaku...

Perpisahan kini terjadi
Tanpa kerelaanmu
Mungkinkah kita bersua lagi
Kasih...

(Ahmad Nawab/Rahmat Zaki)

BACK TO TOP

2. NASIB DIRIKU

Begini kisahnya nasib diriku
Tak henti dilanda derita
Kembara di rantau
Mencari sinaran bahagia...

Umpamanya biduk terbuang hanyut
Dihempas dipukul gelombang
Tak daya berpaut
Terdampar di tepian pantai...

Pengorbananku setulus hatiku
Tersemai kasih yang setia
Namun kekasihku jauhkan dirinya
Aku derita...

Relaku renang badai dan taufan
Di lautan kasih gelora
Tak pernah ku kesal
Segala dugaan kuterima...

(Ahmad Nawab/Rahmat Zaki)

BACK TO TOP

3. MALAM PERTAMA

Sungguh mesranya...
Bilaku bersua
Dengan si gadis ayu jelita
Di malam pesta

Malam yang meriah ria hatiku gembira
Hatiku terpesona padamu jelita
Gayamu sungguh menarik bila kau menari
Inginku bersamamu...

Kau jelita
Bila engkau ku dekati
Kau tersenyum
Wajahnya memikat hati

Ku ingin berkenalan denganmu oh sayang
Hatiku kesepian tiada berteman
Senangnya di hatimu menerimaku
Kita pun menari

Oh..Oh..Oh..
Kaulah ratu di malam ini
Dikaulah bintang penerang hatiku
Marilah sayang kita menari
Kasih...

(Tom Johnston/Rahmat Zaki)

BACK TO TOP

4. KELUHAN PERANTAU

Angin senja yang membelai
Keheningan desa permai
Ku terkenang kemesraanmu
Di dalam oh rinduku...

Ku kembara berkelana
Dan membawa hati luka
Di manakah kan ku temui
Sinaran cinta suci...

Dari desa ku merantau
Ku memburu cita-cita
Walau apa rintangannya
Ku cuba mencari bahagia...

Keluhanku di rantauan
Tak siapa mendengarkan
Mungkin esok kan ku temui
Sinaran cinta suci...

(Ahmad Nawab/Rahmat Zaki)

BACK TO TOP

5. CENDRAWASIH

Cendralawasih
Burung di awan
Cendralawasih...
Burung di awan

Terbanglah malam...
Berkawan-kawan
Terbanglah malam...
Berkawan-kawan

Terbayang di mata
Siang dan malam
Terbayang di mata...
Siang dan malam

Rindu kasihku...
Padamu tuan
Rindu kasihku...
Padamu tuan

Aaaaaaaaaaaa............(2X)

Cendralawasih
Burung di angkasa
Cendralawasih...
Burung di angkasa

Terbang melalu...
Segenap desa
Terbang melalu...
Segenap desa

Terbayang di mata
Setiap masa
Terbayang di mata...
Setiap masa

Rindu di hati...
Selalu risau
Rindu di hati...
Selalu risau

Aaaaaaaaaaaa............(2X)

Cendralawasih
Burung yang sakti
Cendralawasih...
Burung yang sakti

Terbanglah hinggap...
Di pohon yang tinggi
Terbanglah hinggap...
Di pohon yang tinggi

Terbayang di mata
Dapat dipasti
Terbayang di mata...
Dapat dipasti

Rindu melara...
Membawa mati
Rindu melara...
Membawa mati

Aaaaaaaaaaaa............(2X)

(S.Hamid)

BACK TO TOP

6. LANCANG KUNING

Lancang kuning
Lancang kuning belayar malam
Belayar malam...

Lancang kuning
Lancang kuning belayar malam
Hai belayar malam...

Haluan menuju
Haluan menuju ke laut dalam...
Haluan menuju
Haluan menuju ke laut dalam...

Lancang kuning belayar malam...(2X)

Kalau nakhoda
Kalau nakhoda kuranglah faham
Kuranglah faham...

Kalau nakhoda
Kalau nakhoda kuranglah faham
Hai kuranglah faham...

Alamatlah kapal
Alamatlah kapal akan tenggelam...
Alamatlah kapal
Alamatlah kapal akan tenggelam...

Lancang kuning belayar malam...(2X)

Lancang kuning
Lancang kuning menentang badai
Menentang badai...

Lancang kuning
Lancang kuning menentang badai
Hai menentang badai...

Tali kemudi
Tali kemudi berpilit tiga...
Tali kemudi
Tali kemudi berpilit tiga...

Lancang kuning belayar malam...(2X)

(Tradisional)

BACK TO TOP

7. JULIANA

Juliana (4X)

Renungan yang manja
Sinaran permata
Hatiku tergoda
Juliana...

Debaran hatiku
Di saat bertemu
Jiwaku terharu
Sayangku...

Wajahmu nan ayu
Lukisan purnama
Membelai mimpiku
Yang indah...
Juliana

Kecantikanmu gadis impianku
Halus budimu sungguh mesra
Ingin ku sunting penghias hati
Pembina cinta suci
Juliana..
Juliana...

Tak puas ku pandang
Mesranya senyuman
Selalu terkenang
Juliana...

Sentuhan kasihmu
Membelai rinduku
Bilakah bertemu
Denganmu...

Semoga impian
Kan menjadi nyata
Kita bergandingan
Bersama...
Juliana

Juliana (4X)

(Ahmad Nawab/Rahmat Zaki)

BACK TO TOP

8. SENANDUNG KASIH

Bagaikan rembulan sayang...
Menyinari malam
Begitu cintamu menyinar hatiku
Yang kesepian

Bertaburan bintang sayang...
Di malam nan syahdu
Wajahmu terbayang mengusik hatiku
Kau pujaanku

Seruling malam dialun sang bayu
Meresap di kalbu
Bilaku terkenang ku seru namamu
Duhai kekasihku

Kini ku dendangkan sayang...
Senandung kasihku
Menyentuh hatimu
Membisikkan rindu
Dalam mimpiku

(Ahmad Nawab/Rahmat Zaki)

BACK TO TOP

9. BINGKISAN UNTUKMU

Hari ini ku datang padamu
Dengan bingkisan rahsia
Menyambut hari ulangtahunmu
Ku doakan kau bahagia

Sumbangsihku tiada nilainya
Hanya rindu dan cinta
Terjalin kata nan indah
Serta madah berbunga

Tiada permata dapat ku berikan
Tiada emas kan ku kalungkan
Cukup hanya keikhlasanku
Secebis cinta yang setia

Alangkah bahagia di hatiku
Bingkisanku diterima
Tercapai jua hasrat di kalbu
Mencurahkan rasa cinta

(Akbar Nawab/Rahmat Zaki)

BACK TO TOP

10. CINTA DAN TANGIS

Sering ku dengar tangis
Juga derita
Tetapi yang kali ini
Aku tak kuasa

Ingin aku menghindar
Hati bergetar
Ku cuba mendekatinya
Sekadar menghiburnya

Pertama membisu saja
Kedua hanya pandangnya
Ketiga senyumnya terpaksa
Sebak ini bahagi padanya

Ku rasa makin ku rasakan
Peribadi sangat menyesalkan
Bukan lagi kasihnya yang ada
Yang akan mempesona
Yang akan ku menyambar
Yang akan cintaku padanya

(Hakcipta Terpelihara)

BACK TO TOP

11. REMAJA HANYA SEKALI

Cubalah cuba kenangkan semula
Semasa hidup remaja
Riang gembira dalam suasana
Indah segala-galanya

Di kala itu mengikutkan nafsu
Tidak ada yang mengganggu
Keluar pagi hinggalah ke petang
Tidak orang melarang

Ke sana dan ke sini
Sesuka di hati
Tidak dapat diteguri
Dirimu sendiri

Tetapi kini tak begitu lagi
Jangan berpurakan diri
Fikir di hati hendaklah mengerti
Remaja hanya sekali

(Akbar Nawab/Noordin Che Din)

BACK TO TOP

12. MEKAR SEKUNTUM MENGHARUM TIDAK

Mekar indah mewangi sekuntum
Belum pasti hidup mengharum
Engkau segar embun pagi
Penghias diri di kamar hati

Rasa hati dapatku menyunting
Kasih mesra saling berganding
Tapi sayang patah di tangkai
Hilanglah mekar layu terkulai

Seronok bibir bila berkata
Mengikat janji tiada dusta
Semua hanya permainan kata
Terbukti tiada kepastiannya

Sana sini berkuntum pengganti
Sama mekar menghias diri
Namun hati tak mungkin lagi
Mekar yang satu tetap di hati

(Akbar Nawab/Noordin Che Din)

BACK TO TOP


Diterbitkan : 1980 WEA Records Sdn Bhd

*Koleksi FATHIL HIDAYAT 2000*


BACK TO 'KOLEKSI ALBUM' PAGE
BACK TO HAYYAT'S JAMAL PAGE